Kepedulian Sosial
32 dilihat

Air untuk Sekolah, Air untuk Masa Depan

Mengupayakan sumber air bersih bagi SDN 01 Cijayana

Sekolah bukan hanya tempat anak-anak belajar. Sekolah juga harus menjadi tempat yang bersih, sehat, dan nyaman untuk menjalani berbagai aktivitas setiap hari. Semua itu membutuhkan satu hal sederhana: air.

Di SDN 01 Cijayana, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut, sekolah belum memiliki sumber air mandiri dan masih bergantung pada pasokan dari SMP PGRI yang berada di lokasi yang sama. Ketika musim kemarau datang, ketersediaan air dapat berkurang dan menjadi tidak stabil.

Kondisi ini berdampak pada berbagai kebutuhan sekolah, mulai dari mencuci tangan, berwudu, menggunakan toilet, hingga menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

Melihat kebutuhan tersebut, LINTASAN mengupayakan penyediaan sumber air mandiri melalui pembangunan sumur bor dengan perkiraan kedalaman ±60–70 meter. Rencana ini dilengkapi pompa, tandon, jaringan distribusi air, serta pembenahan dua pintu toilet sekolah.

Program ini diharapkan dapat membantu sekolah memiliki akses air yang lebih mandiri sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi anak-anak.

Bagi kami, sebuah sumur mungkin terlihat sederhana. Namun bagi sekolah, air yang tersedia berarti tangan yang dapat dicuci, toilet yang dapat digunakan dengan layak, lingkungan yang lebih bersih, dan kegiatan belajar yang dapat berlangsung dengan lebih nyaman.

Karena itu, LINTASAN membuka ruang kolaborasi untuk mewujudkan kebutuhan air bersih di SDN 01 Cijayana. Kebutuhan dukungan program ini sebesar Rp28.000.000 untuk pengeboran sumur dan perbaikan dua pintu toilet, dengan nilai yang dapat disesuaikan berdasarkan kondisi dan penawaran aktual di lapangan.

Mari bantu hadirkan air bersih untuk SDN 01 Cijayana.

Klik tombol DONASI pada MENU diatas (garis tiga) untuk ikut mendukung penyediaan air bersih dan sanitasi bagi anak-anak.

Bagikan Artikel Ini